Tim Verifikator Pusat Apresiasi Upaya Sinergis Kebumen dalam Wujudkan 9 Tatanan Kabupaten Sehat

kelestarian lingkungan sesuai Perda No. 3 Tahun 2021.

Destinasi wisata yang dikelola oleh 54 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) telah memiliki Sertifikat Laik Sehat (SLS), dan wisatawan dilindungi oleh asuransi khusus.

Berita Lainnya

7. Transportasi dan Tertib Lalu Lintas

Transportasi publik yang aman menjadi prioritas, yang dituangkan dalam Perda No. 11 Tahun 2016. Kebumen kini memiliki jalur pejalan kaki, layanan pertolongan kecelakaan terintegrasi, dan pengawasan emisi gas buang berkala.

Pemeriksaan NAPZA terhadap pengemudi angkutan umum juga rutin dilakukan. Persentase kendaraan umum laik jalan juga meningkat dari 149% menjadi 169%.

8. Perlindungan Sosial

Kabupaten Kebumen telah memiliki Peraturan Bupati mengenai Kesejahteraan Sosial. Semua Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) terlayani dengan baik.

Lembaga Kesejahteraan Sosial, relawan SAPA, dan UPTD PPA aktif memberikan layanan pengaduan dan pendampingan, sehingga kasus anak yang berurusan dengan hukum menurun dari 14 menjadi 9 kasus.

9. Penanggulangan Bencana

Kesiapsiagaan terhadap bencana diperkuat dengan peningkatan jumlah Desa Tangguh Bencana dari 163 menjadi 177 desa yang didukung oleh Sistem Peringatan Dini (EWS).

Alokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) juga ditingkatkan dari Rp1,2 miliar menjadi Rp2 miliar, didukung dengan pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan kerja sama lintas daerah.

Bukan Sekadar Penghargaan, Melainkan Komitmen Bersama

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa menjadi Kabupaten/Kota Sehat bukan hanya soal penghargaan.

“Ini tentang cara kita menjaga diri, menjaga sesama, dan menjaga lingkungan. Tentang bagaimana kita hidup dengan lebih peduli, lebih rukun, dan lebih sehat secara menyeluruh,” ujar Bupati Lilis.

Bupati menambahkan bahwa berbagai capaian telah diraih berkat gotong royong lintas sektor, dari kabupaten hingga desa.

“Pemerintah daerah hanya bagian dari upaya besar yang digerakkan oleh masyarakat sendiri,” tambahnya.

Meskipun dalam penilaian tim Provinsi, Kebumen meraih kategori Padapa, Bupati Lilis menekankan bahwa masih banyak yang perlu diperbaiki.

“Kami mohon bimbingan, arahan, serta masukan dari Tim Verifikasi. Kami percaya, proses ini bukan hanya penilaian, tetapi juga pembelajaran dan penguatan komitmen,” pungkasnya.

Bupati Lilis berharap dengan kolaborasi dan sinergi yang terus terjalin, Kebumen tidak hanya menjadi kabupaten yang sehat, tetapi juga semakin Berdaya, yang merupakan akronim dari Beriman, Maju, Sejahtera, dan Berbudaya.(*)

Pos terkait